Salah Bantal

Teknik Canggih SEO Terbaru, Tutorial Blogging, Tugas Softskill Gunadarma

11 Benteng & Istana Eksotis di Dunia



AppId is over the quota
type='html'>
1. Potala Palace, Tibet

Potala Palace adalah bangunan istana megah yang dianggap suci dan dulunya dijadikan sebagai tempat tinggal Dalai Lama di puncak gunung Potala, Lhasa, Tibet.

Bangunan berukuran 400 x 350 meter ini memiliki sekitar 200 ribu patung, seribu kamar lebih dan 10 ribu tempat pemujaan yang terkumpul di puncak Marpo Li, yaitu lembah merah (red hill) yang menjulang tinggi lebih dari 300 meter dari dasar lembah.

Adapun dua lembah utama “Tiga Penjaga Tibet†lainnya yang terbagi di beberapa sudut istana, seperti Chokpori di bagian selatan Potala dan Pongwari yang mewakili bagian dari dewi Kwam Im (Avalokitesvara).

 
2. Predjama Castle, Slovenia

Negara Eropa di sebelah barat Italia ini memiliki bangunan benteng atau kastil unik yang tepampang di mulut gua. Pada 1274, Predjma Castle Slovenia dibangun oleh Patriark Aquileia dengan gaya Gothic dan masih bernama Luegg Jerman.

Meski pada saat itu areanya sulit dijangkau, namun keluarga kerajaan Jerman Luegg berhasil mengembangkan akses perjalanan menuju ke sana atau yang d ikenal sebagai Knights of Adelsberg.

Lokasi ini pernah dijadikan tempat pembuatan film ternama The Armour of God yang dibintangi oleh Jackie Chan, Alan Tam, Rosamund Kwan dan Cameron Zavaski pada 1986.

 
3. Prague Castle, Ceko

Prague Castle atau Kastil Praha adalah salah satu kastil kuno terbesar di dunia yang terletak di Praha, ibu kota Republik Ceko.

Dahulu kastil berukuran 570 x 130 meter ini dijadikan sebagai Mahkota Kerajaan Bohemia, tempat tinggal bagi raja-raja Ceko, kaisar-kaisar suci Romawi, serta kantor pemerintahan Presiden Republik Ceko.


4. Mont Saint-Michael, Prancis


Di Normandi, Prancis, Anda bisa menyaksikan pemandangan cantik dari sebuah kastil yang berdiri di atas pulau kecil dan berbatu Mont Saint Michael.

Meski sempat tenggelam di dasar laut, Mont Saint Michael (Pulau Pasang) yang memiliki sebuah jembatan tipis dan berumur jutaan tahun ini kembali muncul akibat terjadinya erosi yang besar.


5. Matsumoto Castle, Jepang


Matsumoto Castle atau Kastil Matsumoto adalah nama istana yang terletak di Kota Matsumoto, Jepang. Kastil ini dibangun sebagai benteng pertahanan perang pada masa Klan Takeda dan Tokugawa Leyasu berkuasa (1550). Akses perjalanan menuju Matsumoto Castle bisa dijangkau dari Tokyo melalui transportasi kendaraan kereta api dan juga mobil pribadi.


6. Malbork Castle, Polandia


Meski pada Perang Dunia II sebagian bangunan kastil di Polandia ini telah hancur, namun pada 1962 Malbork kembali dibangun dengan restorasi yang lebih menarik.

Malbork adalah Istana Marienburg (nama sebelumnya) yang dibuat oleh Ordo Teutonik dari bahan batu bata dan terbagi atas tiga bagian yang terpisah. Mulai dari bawah, atas dan tengah terpisah oleh beberapa menara dan rerumputan. Luas Malbork Castle bisa mencapai 21 hektar atau empat kali lebih besar dari Istana Windsor dengan penghuninya sekitar 3 ribu tentara.


7. Palacio da Pena, Portugal


Istana kuno di Sao Pedro de Penaferim, Sintra, Portugal ini berdiri di puncak bukit yang tinggi dan mudah terlihat dari sisi Lisbon, ibu kota Portugal pada siang hari.

Selain terlihat megah dengan penutup kubah di bagian atasnya, Palacio de Pena juga merupakan monumen nasional paling romantis yang ada di dunia. Bahkan dijadikan sebagai salah satu tujuh keajaiban Portugal selama ini.


8. Hunyad Castle, Rumania


Sejarah menceritakan bahwa Hunyad Castle merupakan tempat dimana Raja Vlad III dari Wallachia terpenjara selama tujuh tahun di sana.

Hunyad Castle adalah sebuah istana di Transylvanian Hunedoara, Rumania yang sempat berpindah tangan ke Kerajaan Hongaria pada tahun 1541. Tempat ini terlihat gelap dan seringkali dianggap sebagai rumah besar bagi para drakula.


9. Neuschwanstein Castle, Jerman


Neuschwanstein Castle merupakan bangunan kastil kuno Bavaria abad-19 buatan Raja Bavaria Ludwig II yang terletak di puncak pegunungan Jerman.

Area kastil ini sangat dekat dengan tempat-tempat penting, seperti Hohenschwangau dan Fussen di barat daya Bayern.

Sejak tahun 1886, Neuschwanstein Castle dijadikan sebagai salah satu tempat wisata terpenting Jerman.


10. Lowenburg Castle, Jerman


Selain Neuschwanstein Castle, di Jerman juga terdapat kastil terkenal lain yang bernama Lowenburg Castle.

Lowenburg Castle dibangun pada tahun 1745 dan dijadikan sebagai tempat kediaman Pangeran Philip dari Eulenburg (1847-1886).

Lowenberger adalah sebuah kotamadya di distrik Oberhavel, di negara bagian Jerman Brandenburg yang berjarak sekitar 50 km di sebelah utara Berlin, Jerman


11.Lawang sewu,Indonesia

Lawang Sewu adalah salah satu bangunan bersejarah yang dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda, pada 27 Februari 1904. Awalnya bangunan tersebut didirikan untuk digunakan sebagai Het Hoofdkantoor van de Nederlansch Indische Spoorweg Maatscappij (NIS) atau Kantor Pusat Perusahan Kereta Api Swasta NIS. Sebelumnya kegiatan administrasi perkantoran NIS dilakukan di Stasiun Samarang NIS. Namun pertumbuhan jaringan perkeretaapian yang cukup pesat, dengan sendirinya membutuhkan penambahan jumlah personel teknis dan bagian administrasi yang tidak sedikit seiring dengan meningkatnya aktivitas perkantoran. Salah satu akibatnya kantor pengelola di Stasiun Samarang NIS menjadi tidak lagi memadai. NIS pun menyewa beberapa bangunan milik perseorangan sebagai jalan keluar sementara. Namun hal tersebut dirasa tidak efisien. Belum lagi dengan keberadaan lokasi Stasiun Samarang NIS yang terletak di kawasan rawa-rawa hingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi pertimbangan penting. Kemudian diputuskan untuk membangun kantor administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung Bodjongweg Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal). NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Ouendag, arsitek yang berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Negeri Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke kota Semarang. Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangi di Amsterdam tahun 1903.
 
 
[Read More...]


5 Istana Negara Yang Pernah Terbakar



AppId is over the quota
type='html'>

Setiap negara tentu memiliki istana kepresidenan tempat kepala negara berkantor. Istana-istana itu juga pasti menyimpan sejarah panjang tentang kondisi negara itu, baik ketika masa revolusi maupun sesudah masa kemerdekaan.

Peristiwa terbakarnya Istana Negara di Jakarta kemarin menimbulkan sejumlah tanya sekaligus kekhawatiran tentang kondisi bangunan dan sistem pemeliharaan bangunan penting di suatu negara.

Tak hanya istana negara kita saja yang pernah terbakar seperti kejadian kemarin, sejumlah negara juga istana kepresidenannya pernah terbakar.

Berikut catatan sejarah  tentang istana kepresidenan suatu negara yang pernah terbakar.


1. Istana Malacanang, Filipina

Istana presiden ini terletak di sepanjang Sungai Pasig. Gedung ini dibangun oleh aristokrat asal Spanyol, Don Luis Rocha. Rancangan struktur istana ini kemudian dijual kepada Kolonel Jose Miguel Formente dan kemudian dibeli oleh negara pada 1825.

Setelah perang Spanyol-Amerika, istana ini menjadi tempat berkantor Gubernur Sipil Amerika. Pada 1863 istana ini mulai menjadi kediaman kepala negara.

Setelah Perang Dunia Kedua, istana ini menjadi tempat Mahkamah Agung selepas terjadi pertempuran di Manila pada Februari 1945. Pemerintah Filipina pernah berencana menghancurkan istana ini untuk dibangun gedung pencakar langit setelah istana ini hangus terbakar pada 1992. Namun rencana itu tidak jadi lantaran dana yang dibutuhkan tidak mencukupi. Presiden Fidel V Ramos kemudian memimpin pembangunan kembali istana ini.


2. Istana Kepresidenan Kairo, Mesir

Pada Februari bulan lalu Istana Kepresidenan di Ibu Kota Kairo, Mesir, sempat terbakar lantaran sejumlah demonstran marah dan melempari istana itu dengan bom molotov.

Para demonstran itu marah karena terbunuhnya lebih dari 50 orang pada unjuk rasa menentang Presiden Muhammad Mursi terkait hukuman mati oleh pengadilan terhadap 21 warga Kota Port Said. Mereka dijatuhi hukuman mati lantaran terlibat kerusuhan antar pendukung sepak bola pada Februari 2012.

Pihak keamanan menuding para demonstran yang membakar istana presiden itu mencoba merangsek masuk.


3. Gedung Putih, Amerika Serikat

Presiden pertama Amerika Serikat George Washington memilih lokasi Gedung Putih pada 1791. Arsitek kantor presiden Amerika ini adalah seorang kelahiran Irlandia bernama James Hoban.

Pasukan Inggris pernah membakar gedung putih pada perang di tahun 1814. James Hoban kemudian ditunjuk untuk membangun kembali kediaman presiden itu. Presiden James Monroe kemudian menempati gedung itu pada 1817.

Pada 1902 Presiden Theodore Roosevelt merombak gedung putih besar-besaran. Kurang dari 50 tahun setelah itu struktur bangunan gedung Putih mulai menunjukkan kerapuhan. Presiden Harry S. Truman kemudian merenovasi Gedung Putih dengan bantuan arsitek Lorenzo Winslow.


4. Istana Kepresidenan La Moneda, Chili

Istana presiden Chili ini dibangun oleh arsitek asal Italia Joaquin Toesca. Konstruksi bangunan istana ini dimulai pada 1784 dan mulai digunakan pada 1805. Istana ini juga pernah menjadi tempat pembuatan koin sejak 1814 hingga 1929.

Pada Juni 1845 semasa kepemimpinan Presiden Manuel Bulnes istana ini mulai digunakan sebagai kediaman presiden.

Pihak militer Chili pada 1973 sempat menyerang istana kepresidenan La Moneda dengan tank, jet tempur, dan tentara hingga istana itu terbakar.

Peristiwa yang terjadi pada 11 September selalu diperingati oleh warga Chili karena merupakan sejarah paling gelap bagi bangsa itu.


5. Istana Kepresidenan Nanjing, China

Istana ini terletak di kota kuno di wilayah sungai Yangtze. Kini istana seluas 120 meter persegi ini juga dijadikan museum sejarah kuno China.

Istana kepresidenan ini telah berumur lebih dari 600 tahun sejak awal Dinasti Ming.

Pada 1853 pasukan Taiping menduduki Kota Najing kemudian mereka memperluas bangunan istana. Dinasti Qingjun kemudian juga menyerang Nanjing dan membakar istana itu pada 1870?
 
 
[Read More...]


 
Return to top of page Copyright © 2010 | salahbantal Converted into Blogger Template by Denih Edogawa