Salah Bantal

Teknik Canggih SEO Terbaru, Tutorial Blogging, Tugas Softskill Gunadarma

Ibu Dan Anak



Ada seorang ibu yg selalu memukul anaknya setiap siang hari di depan orang banyak. Sang anak tidak pernah menangis dan tidak pula berkata apa-apa kepada ibunya saat dipukul.

Setelah sekian lama, tiba-tiba suatu hari ia menangis saat dipukul oleh ibunya. Ketika ibunya pergi, orang-orang pun bertanya kepadanya:

"Apa yg membuatmu menangis hari ini? Padahal selama ini kamu tidak pernah menangis saat dipukul ibumu? Bukankah ibumu memukul dengan cara yg sama seperti hari-hari kemarin?"

Anak itupun menjawab:
"Aku merasa pukulan ibuku sudah mulai melemah. Ini menandakan dirinya sudah tua" 
[Read More...]


Ketika Yang Disukai Tak Bisa Dimiliki



Betapa kecewanya hati.
Ketika orang yang kita sukai.
Pada akhirnya tak bisa memiliki.

Akan lebih kecewa lagi.
Ketika orang yang telah kita miliki.
Tanpa alasan yang pasti dia memilih pergi.

Jangan karena hal itu maka menjadikan diri kita terlalu larut dalam kesedihan.
Dan menjadikan diri kita terus tenggelam dalam Kekecewaan yang teramat sangat.

Ketika kita harus kehilangan seseorang yang kita sayangi.
Tak perlu kita terlalu meratapi kepergiannya.
Tak perlu kita terlalu menangisi kepergiannya.
Tak perlu kita terlalu membuang air mata.
Tak perlu kita sampai putus asa dibuatnya.

Karena sesungguhnya..

Dia pergi akan ada yang menggantikan.
Dia pergi akan ada yang lebih baik lagi.
Dia pergi akan menguatkan hati.
Dia pergi akan melatih kita bangkit kembali.

Kepergiannya bukanlah akhir dari segalanya.
Di depan sana masih terbentang luas.
Untuk kita raih dengan sebuah harapan.
Yakinlah suatu hari nanti Allah akan memberi ganti yang lebih baik..

Orang Bijak Berkata:

"Kebahagiaan itu bukan karena DENGAN SIAPA kita hidup. Akan tetapi karena bagaimana kita MENJALANI & MENERIMA hidup dengan tulus dan ikhlas."

Itulah kebahagiaan yang sebenar-benarnya
[Read More...]


Pernahkah Anda Merasakan Hal Seperti Ini ?



Kadang engkau harus pergi menjauh,
Agar engkau tahu siapa yang tetap mengikutimu.

Kadang engkau harus ungkapkan kata dengan hati,
Agar engkau tahu siapa yang masih mau mengerti.

Kadang engkau harus teguh dengan pilihanmu,
Agar engkau tahu siapa yang masih akan mempedulikanmu.

Kadang engkau harus mengambil keputusan yang tegas,
Agar engkau tahu siapa yang akan tetap mendukungmu.

Kadang engkau harus melepaskan orang yang sangat engkau cintai,
Agar engkau tahu apakah dia akan kembali setia di sisimu.

Jemputlah seseorang...

Yang mampu merasakan kesedihanmu dibalik senyumanmu.
Yang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau diam membisu.
Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu.

Sesungguhnya dialah yang akan bisa mengerti tentang dirimu.

Ketika kita pergi jauh bersembunyi,
Dia akan tetap mencari dan mengikuti.

Ketika kita sudah tak tahan untuk menangis,
Dia akan hadir dengan ikhlas untuk menghapus air mata kita.

Dan sesungguhnya...

Dialah sebenarnya seseorang yang masih mempedulikan kita.
[Read More...]


Ibu Rumah Tangga Dan Suaminya



Seorang suami mengeluh karena merasa capek... capek dan capek. kesellll aja bawaanya. Ia terlalu capek bekerja sendirian dan ingin agar isterinya membantu mencari nafkah sebab selama ini menurutnya, Ia merasa isterinya itu Tidak Bekerja dan tidak berguna karena tidak bisa menghasilkan pemasukan tambahan" hingga akhirnya si suami ini pergi untuk konsultasi

Berikut tanya jawab antara seorang suami (S) dan Psikolog (P).

P : Apakah pekerjaan pak Bandy?
S : Saya bekerja sebagai akuntan di sebuah Bank.

P : Isteri Bapak?
S : Dia tidak bekerja. Hanya ibu rumah tangga saja.

P : Setiap pagi siapa yang menyediakan sarapan?
S : Isteri saya menyediakan sebab dia tidak bekerja.

P : Jam berapa isteri bangun untuk menyediakan sarapan?
S : Sebelum Subuh dia sudah bangun karena sebelum membuat sarapan dia beres-beres rumah dulu dan juga mencuci pakaian.

P : Anak-anak pak Bandy ke sekolah bagaimana?
S : Isteri saya yang mengantar sebab dia tidak bekerja.

P : Selepas mengantar anak-anak, apa yang selanjutnya isteri Bapak lakukan?
S : Pergi ke pasar, kemudian kembali ke rumah untuk memasak dan membereskan jemuran. Isteri kan tak bekerja.

P : Petang hari selepas pak Bandy pulang ke rumah, apa yang Bapak lakukan?
S : Beristirahat, karena seharian saya capek bekerja.

P : Lalu apa yang isteri Bapak lakukan?
S : Mijitin badan saya yang pegel-pegel, Sediakan makanan, melayani anak, menyiapkan makan untuk saya dan membereskan sisa-sisa makanan dan bersih-bersih lalu lanjut menidurkan anak-anak.

P: Pak Bandy. coba perhatikan, Menurut anda siapa yang lebih banyak bekerja?
Rutinitas seharian isteri Anda dimulai dari sebelum pagi sehingga lewat malam masih juga dikatakan TIDAK BEKERJA????
Ibu Rumah Tangga memang tidak memerlukan segulung ijazah, pangkat atau jabatan yang besar, tetapi peranan IBU RUMAH TANGGA sangatlah penting Pak ! dari sini, Justru Instri Anda yang lebih banyak bekerja daripada anda sendiri

Jleb !!!!! seperti tertohok oleh pernyataan Psikolog, si Suami baru nyadar kalau anggapan dia selama ini keliru dan salah besar. Ia jadi terharu akan kerja keras istrinya. Ia langsung berpamitan pulang dan buru-buru menemui istrinya untuk meminta ma'af dan memeluknya sambil mengungkapkan kata sayang.
[Read More...]


Bukanlah SIAPAKAH KITA tetapi APA YANG SUDAH KITA LAKUKAN



Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.
" Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?" tanya si pemuda.
" Oh… saya mau ke Jakarta terus - connecting flight ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua ",jawab ibu itu.
" Wouw… hebat sekali putra ibu " pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.
" Kalau saya tidak salah ,anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya bu..?, Bagaimana dengan kakak adik-adik nya..?"
" Oh ya tentu " si Ibu bercerita :" Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang..."

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.
" Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ..?"
Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab,
" anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak..". " Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

Pemuda itu segera menyahut, " Maaf ya Bu….. kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani ..? “

Apakah kamu mau tahu jawabannya??????…

Dengan tersenyum ibu itu menjawab,

” Ooo …tidak tidak begitu nak….Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani..”

Note :

Pelajaran Hari Ini : Semua orang di dunia ini penting. Buka mata kita, pikiran kita, hati kita. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai. Orang bijak berbicara “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KITA tetapi APA YANG SUDAH KITA LAKUKAN.."
[Read More...]


Kata Kata Kasar Dan Kehidupan



Pagi saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat.
"Oh, maafkan saya" adalah reaksi saya.
Ia berkata, "Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda."
Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.

Namun cerita lainnya terjadi di rumah atau keluarga, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita sayangi, anak,istri atau suami

Pada hari itu, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. 

"Minggir," kata saya dengan marah. Ia pergi,kaget dan hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya. Ketika saya berbaring di tempat tidur, Seakan ada yang berbisik kepadaku,

"Sewaktu kamu berurusan dengan kesalahan orang yang tidak kau kenal, kesopanan dan kesabaran kamu gunakan, tetapi kesalahan anak-anak yang engkau sayangi, kadang engkau perlakukan seperti seorang musuhmu. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu,Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan ia buat bagimu, tetapi kamu telah membentaknya dengan kasar dan mengagalkan kejutan yang akan di berikannya, bahkan kamu tidak melihat matanya yang basah saat itu."

Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes. Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, "Bangun, nak, bangun," kataku.
"Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?"
Ia tersenyum, " Aku menemukannya jatuh dari pohon. "
"Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yg berwarna biru."
Aku berkata, "Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu,Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi."

Si kecilku berkata, "Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu. " ah.. anak kecil memang bukan pendendam..
Aku pun membalas, "Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru."
sambil ku peluk anakku..

Apakah Kita menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari?

Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka. Mari kita renungkan, mana yang lebih membutuhkan perhatian kita lebih dalam, Karir kita atau keluarga kita sendiri ?

Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?
Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?
[Read More...]


Kisah Pensil Dan Penghapus



PENSIL : “Maafkan aku Penghapus…”


PENGHAPUS : “Maafkan aku??? Untuk apa Pensil? Kamu tidak melakukan kesalahan apa pun kepadaku.” 

PENSIL : “Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada di sana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat ”

PENGHAPUS : “Hal itu memang benar… Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantu mengoreksimu setiap kamu melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih.”

Penghapus → Orang Tua kita
Si Pensil → diri kita sendiri

Orang Tua akan selalu ada untuk anak anaknya, guna memperbaiki kesalahan anak anaknya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Orang Tua akan terluka dan akan 
menjadi semakin kecil (baca: bertambah tua, sakit sakitan dan akhirnya meninggal). 

Walaupun anak anak mereka pada akhirnya akan menemukan seseorang yang baru (Suami atau Istri), namun Papa dan Mama akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir atau pun bersedih.
[Read More...]


PIKIRAN menentukan PERKATAAN & PERBUATAN



Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.
"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaianyang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:

"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? "

Sang suami berkata, "Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita."

Dan begitulah kehidupan.
Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.

Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.

Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.

Jika ingin hidup kita berkembang, maju, dan sukses (bersih/baik) Maka kita hrs menjaga hati, pkiran, perkataan dan Perbuatan kita tetap baik. Karena itulah segalanya.

HATI menentukan PIKIRAN..

PIKIRAN menentukan PERKATAAN & PERBUATAN
[Read More...]


Jodoh Tidak Akan Kemana



Mungkin dia sedang tersesat dengan orang lain,
terperangkap dengan kata jenuh.
Dan tenanglah, tanpa kau harus mendo'akan dia
putus hubungan dengan sendirinya jalan terbuka
lebar menuju ke dirimu.

Jodoh tidak kemana..
Mungkin dia sedang terperangkap dengan sejuta
hobynya.
Suatu saat dia akan sadar, ada kau dan dia untuk
menjadi kata "kita" kelak.

Jodoh tidak kemana..
Dia masih menjalani liku2 perjalanannya untuk

sampai kekota hatimu.

Cukup tegar dan berdo'a.

Hanya saja..
Perbaikilah dirimu, dan do'akanlah kebaikan
untuknya juga.
Karena jodoh tidak kemana..
Sabarlah menanti, bersama perbaikan diri..
[Read More...]


inilah bukti kalau wanita susah ditebak



Jika kau menciumnya, kau bukan gentleman
Jika kau tidak menciumnya, kau bukan lelaki
Jika kau memujinya, ia akan mengira kau ngegombal
Jika kau tidak memujinya, kau adalah lelaki tak berguna
Jika kau setuju semua keinginannya, dia akan ngelonjak
Jika kau tidak setuju, kau tidak pengertian
Jika kau bercinta dengannya, kau dicurigai “sudah ahli”
Jika kau tidak bercinta dengannya, kau bukan lelaki
Jika kau kunjungi dia sering-sering, dia pikir kau membosankan
Jika tidak kau kunjungi sering-sering, dia menuduhmu main sama orang lain
Jika kau berpakaian rapi, dia bilang kau menarik perhatian wanita lain
Jika kau tidak berpakaian rapi, dia bilang
kau berantakan
Jika kau cemburu, dia bilang kau jahat
Jika kau tidak cemburu, dia bilang kau tidak cinta padanya
[Read More...]


SkenarioNya







SKENARIO NYA 




Kita dipertemukan itu adalah skenario Nya . Yang entah untuk apa ia buat .
Yang entah bagaimana akhir cerita nya . 
Kita dipertemukan secara baik baik . 
Jika perpisahan memang jalan yg terbaik, aku mau kita dipisahkan bukan karna orang ke3, salahpaham, atau ketidak cocokan lagi . 
Tapi waktu. waktu dimana aku tak lagi sanggup berada disampingmu, waktu dimana aku tak lagi bisa mendengar cerita ceritamu . 

Dan bila keinginan ku itu tak didengar Nya, dan perpisahan ini pinta Nya . 
Aku hanya sanggup tuk bilang pada mu kalau aku masih sangat membutuhkan mu . 
Aku selalu berdoa disetiap break agar bisa selalu menjaga hatimu agar selalu untukku . 
Mungkin tuhan sudah memasukkan kejadian waktu itu dalam skenario nya . 
Tugas kita, tugas aku dan kau hanya satu . 
Lanjutkan beracting, lanjutkan scene scene selanjutnya . 
Karna tuhan pasti sudah mempersiapkan segalanya . 
Mungkin juga tuhan sudah mempersiapkan pemeran penggantiku dihidupmu . 

Seseorang yang sudah siap menggantikan posisi ku kini . 
Seseorang yang mungkin jauh lebih baik dariku . 
Seseorang yang mungkin jauh lebih bisa mengerti dan menerimamu lebih dari aku . 
Sedangkan aku..
aku masih terbelenggu tak tau harus bagaimana,
tak tau setelah ini adegan apa,
tak tau sanggupkah aku menerima pemeran penggantimu nantinya .
dan tak tau apakah pemeran penggatimu nanti bisa atau tidak mendengarkan segala cerita ceritaku seperti yang sering kau lakukan .
bisa atau tidak mengerti sifat2 ku yang kadang masih seperti anak kecil seperti kau mengerti aku .
bisa atau tidak mengalah saat aku marah karna hal sepele .

Tuhan dengarkan pintaku, jangan biarkan dia merasakan sakit lagi seperti saat bersama ku .
Tuhan, kau tau semua doa doa ku .
Tuhan, jika memang aku bukanlah jodoh nya, aku mohon tuhan biarkan aku melepasnya .Tuhan, aku mohon jangan biarkan aku siksa dia yg kucintai dengan keegoisanku .
Tuhan, jika aku membuatnya terkurung dalam ikatan yg ku sebut 
Terimakasih untuk segalanya, terimakasih sudah bersedia beradu acting bersama ku 27 bulan ini .
Terimakasih . 

akan ku simpan scene scene saat kita bersama dulu sebagai pembelajaran untukku dan untuk para pembaca :’)
[Read More...]


Memories



Sedih rasanya saat ku mengingat semua .
saat ku menganggap kau adalah segalanya saat itulah aku merasa hancur .
aku menikmati saat ada dipelukmu .
saat aku berada disampingmu .
aku merasa seakan memilikimu seutuhnya .
angan angan itu seakan hanya sekedar mimpi .
aku selalu tersenyum saat aku mengingat kamu bilang merindukan ku .
seakan akulah satu satu nya peri kecil dihatimu .
aku tak tahu kapan persisnya perasaan itu muncul .
tapi aku sangat menikmati saat saat kau hadir .

aku selalu tertawa saat aku mengenang saat kamu menghawatirkan ku .
aku seakan menari didepan wajahmu .
aku seakan ingin memelukmu dan mencium mu .
lalu katakan bahwa kamu tak akan pernah kehilanganku .

aku selalu bahagia saat kamu menunjukan sikap cemburu mu .
aku seperti menjadi bunga tidurmu yg indah .
menyenangkan selalu ada difikiranmu .

tapi semua itu menghilang saat ku sadar bahwa aku bukanlah yg pertama untukmu .
aku seperti kurcaci yg hanya bisa bersembunyi dalam ruang hatimu .
menyedihkan dan menyakitan rasanya .
aku juga seperti bermain main dalam kesendirian ku .

aku tidak tahu sama sekali bagaimana kisah hidupmu dulu .
bagaimana kau dan dia dulu .
bagaimana dunia mu sebelum bertemu denganku .
aku seperti seorang pacar yg  bodoh .
aku hanya bisa diam dan mendengar cerita mereka tentangmu .
ternyata yg tahu kamu sebenarnya bukanlah aku .
bukan wanita yg kau sebut sebagai pacarmu ini .
bukan aku .

lalu apa gunanya aku disini ?
apa peranku disini ?
apa arti hubungan kita selama ini ?
kalau nyatanya masih ada yg ditutupi .


aku kecewa .
aku kecewa karna aku mengetahuinya dari orang lain .
aku juga kecewa karna aku mengetahui segalanya terlambat .
mengetahui bahwa kamu sudah tidak utuh lagi !!!!!!!!!!!!!!!!!!!
[Read More...]


 
Return to top of page Copyright © 2010 | salahbantal Converted into Blogger Template by Denih Edogawa