Salah Bantal

Teknik Canggih SEO Terbaru, Tutorial Blogging, Tugas Softskill Gunadarma

Beberapa Cara Teknik Melamar Kerja & Interview Kerja yang Baik



Di Indonesia tidak lah mudah untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Banyak pelamar yang terkadang nasibnya belum beruntung dalam mendapatkan pekerjaan yang ia sangat idamkan. Maka berikut beberapa cara teknik melamar kerja & interview kerja yang baik, sebagai berikut:

1. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam melamar kerja adalah mencari sumber informasi lowongan seperti media cetak (koran kompas), internet, career center, network, dan agency (outsourching).
2. Langkah kedua, memilih lowongan kerja. Ya pilih lowongan kerja yang sesuai dengan kemampuan anda. Ada pun yang harus diperhatikan dalam memilih lowongan kerja, seperti:

a. Mencari infirmasi mengenai posisi yang akan dipilih.
b. Mencari informasi mengenai perusahaan pemberi kerja
c. Sebaiknya tidak memaksakan diri untuk suatu jabatan.
d. Kesesuaian antara keadaaan diri dengan persyaratan jabatan.

3. Langkah ketiga, membuat surat lamaran. Perlu diperhatikan dalam pembuatan surat lamaran, seperti:

a. Kertas berwarna netral
b. Jenis dan ukuran font standard
c. Ukurann kertas A4
d. Surat lamaran dan daftar riwayat hidup diketik rapi, ringkas dan jelas (cantumkan posisi yang dituju, tanggal & tanda tangan, alamat & tempat tinggal, no telp yang dapat dihubungi dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti).

4. Langkah keempat, pengiriman dokumen lamaran. Ada 3 cara dalam pengiriman dokumen tersebut, seperti:

a. Melalui pos (alamat penerima dan pengirim harus jelas).
b. Melalui email (rutin membaca email dan pertimbangkan besar file).
c. Datang langsung ke perusahaan (walk in interview).


Nah setelah kita sudah mengetahui beberapa cara teknik melamar kerja, selanjutnya saya akan memberikan cara sikap atau perilaku interview kerja yang baik. Mungkin banyak kalian yang sudah pernah mengalami interview (wawancara) di berbagai perusahaan. Tetapi ada beberapa yang harus diperhatikan ketika kita akan melakukan interview (wawancara), seperti:

1. Penampilan
Berbicara soal penampilan sangatlah penting karena penampilan anda adalah hal yang pertama dilihat oleh interviewer. Pakailah pakaian rapih (formal & nyaman), menggunakan sepatu tertutup, datang dengan aroma tubuh yang segar, tidak bau mulut dan rapihkan kuku.

a. Penampilan untuk pria
 1. Menggunakan kemeja lengan panjang dengan warna soft dan celana warna gelap.
 2. Cocokan dasi dengan kemeja yang akan dipakai.
 3. Menggunakan sepatu pantofel dengan kaos kaki warna hitam (gelap).

b. Penampilan untuk wanita
 1. Menggunakan kemeja warna soft dan memakai blezer dengan warna hitam (gelap).
 2. Hindari menggunakan warna yang mencolok.
 3. Pakailah make up tapi jangan berlebihan (bedak, lipstick, blason, eyeliner).
 4. Tatanan rambut yang rapih.
 5. Menggunakan sepatu pantofel dengan tinggi 5cm.

2. Body language
Saat memasuki ruangan berjalan dengan tubuh tegap, gaya yang anggun dan kedua tangan mengibas dengan bebas. Sodorkan tangan (sambil tersenyum) terlebih dahulu pada saat menawarkan. Sapalah interviewer dengan Bapak/Ibu dan jangan duduk sebelum di persilahkan.

3. Sikap berdiri & sikap duduk.

a. Sikap berdiri
 1. Badan tegap & tidak bungkuk.
 2. Sikap siaga kedua tangan disamping dan pandangan ke depan (kontak mata).
 3. Tidak ada gerakan tangan tambahan (menggaruk).

b. Sikap duduk
 1. Badan tetap tegap saat duduk.
 2. Posisi tidak menyender di bangku belakang.
 3. Tangan dibawah jangan diatas meja.
 4. Pandanga ke depan (kontak mata).
 5. Bicaralah yang rileks dengan intonasi suara yang tepat sesuai situasi.

Berikut kesimpulan di atas adalah kita dapat mengetahui bagaimana cara melamar kerja & interview kerja dengan baik dan semoga bermanfaat.
[Read More...]


Tips Menjawab Dan Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja



Tips menjawab dan contoh pertanyaan wawancara kerja merupakan kelanjutan artikel mengenai wawancara kerja atau interview yang pernah saya posting sebelumnya yaitu pertanyaan wawancara kerja. Dengan demikian jika Anda belum membaca pertanyaan interview sebelumnya, saya anjurkan kepada Anda untuk membacanya sebelum melanjutkan membaca artikel. Sehingga Anda dapat mengetahui seluruh pertanyaan wawancara kerja yang sering ditanyakan oleh interviewer dan dapat menyiapkan diri untuk menjawab pertanyaan wawancara kerja dengan baik dan tepat.

Wawancara kerja atau lebih sering kita dengan dengan sebutan interviewkerja memang kelihatan mudah, karena proses wawancara kerja sendiri hanya berupa interaksi tanya jawab antara calon karyawan atau pegawai dengan interviewer atau si pewancara kerja. Namun tahukah Anda bahwa selain tes psikotes tidak jarang calon karyawan yang tidak lulus saat tes wawancara kerja. Hal inilah yang menjadi momok yang membuat banyak orang merasa gugup saat wawancara kerja.

wawancara kerja

Sebagaimana yang pernah saya uraikan pada artikel sebelumnya,wawancara kerja dalam proses rekrutmen biasanya terdiri dari dua tahap, yaitu wawancara HRD dan wawancara USER. Biasanya wawancara HRD dilaksanakan lebih awal dari pada wawancara USER, dan pertanyaan saat wawancara HRD lebih detail dan terperinci dibandingkan dengan wawancara dengan USER atau salah satu dewan direksi di perusahaan tempat Anda melamar kerja. Namun hal ini tidak mutlak, tergantung dengan kebijakan dan prosedur proses rekrutmen di masing-masing perusahaan.

Menurut pengalaman serta analisa yang telah saya lakukan, banyaknya calon karyawan yang gagal saat wawanara kerja bukan karena mereka tidak pintar atau tidak berpengalaman melainkan tidak adanya persiapan-persiapan yang dilakukan sebelum tes wawancara kerja. Untuk itu, jika Anda ingin lulus wawancara kerja persiapkanlah diri Anda, baik itu berupa pengetahuan serta kesehatan dan mental. Apalagi saat wawancara dengan dewan direksi, Anda harus siap dan meyakinkan diri Anda serta dewan direksi tersebut bahwasannya Anda benar-benar siap dan yakin untuk bekerja diperusahaan yang Anda lamar.

Berikut ini merupakan pertanyaan wawancara kerja yang sering ditanyakan pada saat tes wawancara kerja/interview di berbagai perusahaan, apakah itu di bank, pertamina, astra, hotel beserta jawabannya atau tips menjawabnya.

Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja


Selain pertanyaan wawancara kerja yang telah saya posting pada kesempatan yang lalu, berikut pertanyaan interview kerja yang sering ditanyakan juga.

1. Situasi tersulit apa yang pernah Anda alami, dan bagaimana Anda menyikapi dan mengatasinya

Tips menjawab pertanyaan: Pertanyaan ini tidak ada kata benar atau salah, karena pertanyaan ini adalah pertanyaan untuk menilai perilaku dan sikap Anda saat Anda sedang berada dalam situasi tertentu. pewawancara kerja akan menilai perilaku Anda di masa lalu dan memprediksi bagaimana perilaku Anda di masa depan serta bagaimana sikap dan cara Anda menghadapi dan menyelesaikan masalah.

Dalam menjawab pertanyaan ini, berikan contoh konkrit akan situasi sulit yang pernah Anda alami. Lalu sebutkan bagaimana Anda memecahkan masalah tersebut. Gunakan skala prioritas dalam menyelesaikan masalah seperti:

  • Penting dan mendesak
  • Penting tetapi tidak mendesak
  • Tidak penting namun mendesak
  • Tidak penting dan tidak mendesak

Ingat, buatlah agar jawaban Anda tetap positif dan spesifik. Deskripsikan apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda melakukannya.

2. Berapa gaji yang anda inginkan

Beberapa perusahaan memberikan pertanyaan ini sebagai pertanyaan retorika (pertanyaan yang tidak perlu dijawab karena mereka sudah punya standar gaji), namun jangan pernah kita menjawab dengan: "terserah perusahaan mau menggaji saya berapa". Karena selain terlihat sangat desperate juga membuat kita menjadi tidak memiliki bargaining power di depan pewawancara. Oleh karena itu, sebaiknya kita memiliki hitungan sendiri tentang berapa gaji yang kita inginkan berdasarkan, jumlah kebutuhan bulanan termasuk jumlah tabungan dan juga berapa kemampuan kita akan dihargai. Saran saya, sebelum wawancara kerja, cari tahu pasaran gaji sesuai dengan posisi yang Anda lamar. Coba tanyakan kepada teman, sahabat atau orang lain mengenai kisaran gaji terkait dengan posisi pekerjaan tersebut. Untuk pertanyaan ini, nanti akan saya jelaskan pada kesempatan berikutnya secara lengkap, bagaimana cara menjawab pertanyaan wawancara kerja mengenai gaji.

3. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda

Tips menjawab pertanyaan: Pertanyaan jebakan, dan Anda harus benar-benar bisa memberikan alasan yang baik untuk menjawabnya. Cara terbaik menjawabnya adalah dengan merangkum semua pengalaman kerja Anda yang menurut Anda akan bermanfaat bagi perusahaan. Tunjukkan dengan penuh percaya diri dan terlihat bahwa Anda sungguh berharap bergabung di perusahaan ini dan jangan menjawab seara berlebihan seakan-akan anda seorang pahlawan kesiangan. 

4. Apakah anda bersedia bekerja lembur

Tips menjawab pertanyaan: Pertanyaan ini merupakan pertanyaan jebakan saat wawancara kerja. Karena pasti tidak ada karyawan yang senang bekerja lembur. begitu juga dengan perusahaan, tidak ada perusahaan juga yang dengan rela membiarkan karyawannya bekerja lembur terus menerus karena lembur merupakan salah satu indikasi adanya ketidak efisienan kerja para karyawan. Oleh karena itu, kita harus bisa menjawab secara diplomatis seperti ini: "kalau memang pekerjaan belum selesai saat jam pulang padahal saya sudah berusaha maksimal, maka saya tidak keberatan untuk bekerja lembur. Namun saya lebih senang bila pekerjaan saya bisa selesai tepat waktu"

5. Apa target Anda dalam 5 tahun mendatang

Tips menjawab pertanyaan: Bentuk lain dari pertanyaan ini adalah "Apa Tujuan Kamu ke Depannya?" Ini adalah salah satu pertanyaan untuk menilai tingkat komitmen Anda atas pekerjaan Anda. Alasan lain dari pertanyaan ini adalah untuk mengetahui apakah Anda adalah orang yang mempunyai tujuan. Jawaban Anda sebaiknya adalah jawaban yang dapat membuat interviewer berpikir bahwa tujuan Anda juga melibatkan pekerjaan terkait dalam jalur karir Anda. Jawaban yang memberikan tujuan jangka panjang akan memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang memiliki motivasi dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, Anda mungkin harus melakukan instropeksi terlebih dahulu atas keinginan Anda dan membandingkannya dengan pekerjaan terkait.

Video Tips Wawancara Kerja/Interview



Cukup sekian yang dapat saya sampaikan mengenai tips menjawab dan contoh pertanyaan wawancara kerja, semoga bermanfaat. Pastikan Anda terus mengunjungi super blog pedia untuk mendapatkan artikel terbaru yang akan saya posting pada kesempatan berikutnya.
[Read More...]


Tips Medical Check Up



Tips medical check up - Kata lain dari medical check up adalah tes kesehatan. Biasanya medical checkup dilaksanakan dalam proses rekrutmen adalah sebelum wawancara user atau dengan dewan direksi perusahaan dimana tempat Anda melamar kerja, apakah itu di bank, PLN, pertamina, astra, tni atau polri maupun perusahaan BUMN atau swasta. Sebelum membahas lebih jauh mengenai cek kesehatan ini, perlu Anda ketahui pengertian, fungsi serta tujuan mengapa kebanyakan perusahaan mengadakan medical check-up dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru.

General medical check up adalah prevensi yang dilakukan perusahaan dalam tahap dan proses penerimaan karyawan dan pegawai baru untuk melakukan tes kesehatan kerja secara menyeluruh terhadap calon karyawan tertentu untuk menghindari resiko kekecewaan dan kerugian perusahaan. Biasanya perusahaan dalam melakukan cek kesehatan ini bekerjasama dengan sebuah instansi kesehatan swasta atau pemerintah dengan harapan mendapatkan karyawan yang benar-benar sehat jasmani dan fisik.

medical check up

Jika Anda sampai pada tes medical check up ini, biasanya peluang Anda bekerja di perusahaan yang anda inginkan sudah besar, namun Anda jangan senang dulu, karena apapun bisa terjadi termasuk tidak lulus medical chek up. Menurut pengalaman saya banyak orang atau calon karyawan yang kecewa menerima hasil tes kesehatan kerja ini, karena setelah pengumuman tes kesehatan ia tidak lulus karena memiliki penyakit yang tidak bisa ditolerir. Sehingga perjuangannya untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya terhambat.

Agar Anda lulus tes kesehatan atau medical check up, ada beberapa hal yang harus benar-benar Anda perhatikan. Untuk itu saya akan memberi tips lulus medical check up seperti yang bisa Anda baca dibawah ini.

Tips Sebelum Medical Check Up


Berikut ini adalah persiapan dan tips lulus medical check up sebelum tes kesehatan dimulai, diantaranya yaitu:

1. Istirahat dan makan yang teratur

Menurut ahli kesehatan dan tim medis mengatakan bahwa begadang bisa membunuh sel antibodi. Dengan begitu tubuh anda tidak akan memiliki penangkal virus. Bersamaan dengan itu, maka anda akan sangat mudah terkena penyakit apapun. Selain istirahat yang teratur, Anda juga diharuskan untuk makan yang teratur dan bergizi tinggi. Konsumsilah sayuran dan buahan yang memiliki kandungan gizi tinggi yang dapat menguatkan darah Anda.

2. Berhenti merokok dan minum beralkohol

Mungkin anda sudah tau banyak mengenai ini, namun bagi yang terlanjur, saran saya segera berhenti dan rajin-rajinlah berolah raga serta minum susu fresh milk setiap pagi dan sebelum tidur dan konsumsilah madu asli untuk menetralisir nikotin yang ada di paru-paru Anda. Disamping itu Anda juga saya anjurkan untuk berpuasa 2 hari sebelum tes kesehatan dilaksanakan.

3. Perbanyak minum air mineral

Para dokter sepakat bahwa Air membantu mengeluarkan limbah dan racun berbahaya lainnya dari sistem limfatik, ginjal serta usus, sehingga terhindar dari rasa tidak nyaman atau gangguan masalah kesehatan lain. Manfaat lain membantu hati dan ginjal bekerja optimal karena mendapatkan cairan yang cukup.

4. Jangan mengkonsumsi obat-obatan

Usahakan jangan mengkonsumsi obat-obatan satu hari sebelum medical check up. Karena banyak orang yang terkecoh terhadap hal ini, yang mengakibatkan ia diagnosis memakai zat adektif. Mengapa demikian? karena banyak obat-obatan yang memiliki kandungan zat adektif sehingga ketika larut dalam tubuh saat tes kesehatan (tes urine) maka zat ini akan ketahuan dan petugas yang memriksa Anda menganggap Anda adalah pemakai narkoba, padahal tidak demikian.

Saran saya sebelum tes medical check up, sebaiknya Anda melakukan tes kesehatan di instansi kesehatan. Dengan demikian Anda akan tahu seberapa sehat tubuh Anda, jika Anda memiliki penyakit, Anda dapat konsultasi ke dokter yang bersangkutan untuk mengobati penyakit Anda dalam waktu yang cepat. Sehingga kesempatan Anda untuk lulus medical check up lebih besar. Namun jika Anda memiliki sakit kronis atau keturunan, biasanya ini sulit untuk disembuhkan, misalnya mata minus atau diabetes dan lain-lain. Satu lagi saran saya kepada Anda untuk berdoa dan perbanyak ibadah, karena segala keberhasilah itu merupakan izin dari tuhan, untuk itu kita perlu mendekatkan diri kepada-Nya.

Ada beberapa bagian tubuh yang dites atau diperiksa saat tes kesehatan, diantaranya yaitu:

Pemeriksaan Saat Medical Check Up


1. Pengukuran tinggi badan

Pemeriksaan atau pengukuran tinggi badan adalah relatif tergantung kebutuhan perusahaan. Pada dasarnya tinggi badan di ukur ketika Anda tes kesehatan untuk masuk POLRI atau TNI dan perusahaan atau instansi pemerintah lainnya.

2. Tes urine

Tujuan dari test urine ini adalah untuk melihat fungsi ginjal masih baik atau tidak, juga untuk melihat penyakit2 lain seperti hepatitis diabetes dan lain-lain. Saran saya 1 hari sebelum medical check up perbanyaklah minum air putih dan jangan mengkonsumsi obat yang mengadung zat adektif, karena ini bakal ketahuan seperti yang saya sampaikan di atas.

3. Tes darah

Selain untuk mengetahui jenis atau golongan darah yang anda miliki, pemeriksaan darah juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk memastikan penyakit yang sedang Anda idap. Selain itu tensi darah Anda juga akan diperiksa. Normalnya kalau saya tidak salah ukuran tensi darah adalah 110/80.

4. Tes Paru-paru

Saran saya untuk Anda, sebelum medical check-up untuk masuk di perusahaan apapun, berhentilah merokok seperti yang saya sebutkan diatas. Yah barang seminggu, dua minggu sebelum medical check-up ini dilakukan. Buat yang tidak perokok, hindari berdekatan dengan perokok aktif karena akan turut mempengaruhi kekuatan paru-paru anda. Nah, nasehat saya lagi adalah jangan lupa berolahraga terutama menjelang medical check up ini dilakukan.

5. Tes umum

Menurut pengalaman yang pernah saya alami saat tes umum dokter menyuruh saya berbaring di tempat  tidur yang telah disediakan. Kemudian sang dokter memeriksa hidung, telinga dan mulut saya. Kemudian si Ibu dokter menuju ke bagian bawah tubuh saya, agak ke tengah tepatnya di bagian perut. Sambil menekan-nekan perut saya, beliau menanyakan apakah kamu pernah terserang asma?. Dengan lantang dan tegas bergaya sersan dua saya katakan "tidak pernah bu...!!!. Lalu ada test yang lebih unik lagi masih di test umum ini, yaitu si Ibu menyuruh saya untuk membuka celana, Aduh, malu donk ibu!. Dengan patuh saya buka celana saya dan ibu itupun shock bukan main (untung saja tidak nafsu), karena ternyata dia hanya menyuruh untuk membuka celana sampai bokong bukan seluruhnya, dan untung juga celana dalam masih melekat dengan erat tanpa cacat. Sambil bergolek ke samping, saya merasakan ada sentuhan jari yang masuk ke anus saya. Haduh, geli bukan main sampai si "Tejo" ikut ingin berontak. Setelah selesai, ibu dokter memberitahukan bahwa itu untuk mengetes apakah saya ambeien atau tidak.

5. Tes rontgen

Saat test ini, tubuh bagian dalam kita akan dilihat dengan menggunakan sinar rontgen. Hal ini dilakukan untuk melihat kesehatan tubuh bagian dalam.

6. Tes mata, pendengaran, dan penciuman

Pada saat medical check up beberapa indara kita juga akan diperiksa kesehatannya. Untuk tes mata, yang diperiksa adalah apakah kita buta warna atau tidak. Untuk indra penciuman yang dites adalah seberapa peka penciuman Anda. Saat tes indra penciuman, mata akan ditutup, kemudian Anda akan diminta untuk mencium beberapa benda lalu menyebutkan benda tersebut. Sedangkan tes pendengaran yang diperiksa adalah pendengaran Anda. Saat tes pendengaran Anda akan diberi oleh dokter sebuah earphone dan sebuah tombol yang berbentuk microphone untuk di tekan. Tombol tersebut digunakan sebagai tanda bahwa Anda mendengar suara yang keluar dari earphone atau tidak.

Saya rasa cukup sekian yang dapat saya jelaskan mengenai tips medical check up, semoga bermanfaat dan persiapkanlah diri Anda agar lulus dalam tes kesehatan kerja ini.
[Read More...]


Contoh Daftar Riwayat Hidup Atau Curriculum Vitae (CV)



Contoh Daftar Riwayat Hidup atau curriculum vitae (CV) merupakan dua pembahasa yang akan saya jadikan satu, yaitu bagimana tips dan cara membuat daftar riwayat hidup dan contoh daftar riwayat hidup yang baik dan benar untuk melmar kerja di sebuah perusahaan. Banyak job seekers khususnya fresh graduate (baru tamat kuliah) yang ingin melamar kerja di perusahaan apakah itu di bank, pertamina, astra maupun perusahaan lainnya yang masih bingung dan belum tahu membuat curriculum vitae/daftar riwayat hidup yang merupakan komponen dari berkas lamaran kerja.

Seperti halnya surat lamaran kerja, daftar riwayat hidup (CV) ini juga sangat penting mengingat dua surat ini adalah perwakilan yang pertama dalam mendapatkan pekerjaan. tentunya sebagai perwakilan, Anda harus mempersiapkan keduanya secara baik dan benar tanpa ada sedikitpun kesalahan didalamnya. Banyak job seeker yang mengeluh karena berkas atau resume yang dikirimnya untuk melamar kerja selalu ditolak. Sehingga tidak dapat melanjutkan keproses rekrutmen di sebuah perusahaan. Jika resume Anda ditolak hanya sekali atau dua kali, mungkin itu hal yang wajar, namun jika ditolak beberapa kali bahkan setiap mengirim lamaran kerja selalu ditolak, maka Anda perlu review kembali resume (daftar riwayat hidup dan surat lamaran kerja) yang Anda kirimkan. Mungkin disana terdapat beberapa kesalahan yang fatal, yang mengakibatkan resume Anda ditolak.

contoh daftar riwayat hidup

Dari pristiwa diatas, disini saya akan membagi pengalaman kepada sahabat super blog pedia sekalian bagaimana tips dan cara membuat resume khususnya daftar riwayat hidup yang baik dan benar. Silahkan simak baik-baik penjelasan dibawah ini.

Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup


Hal yang harus Anda pahami sebelum membuat daftar riwayat hidup adalah struktur isi didalamnya serta segala informasi-informasi mengenai diri Anda. Baik itu biodata, pendidikan formal dan non formal, pengalaman kerja, organisasi yang pernah Anda ikuti, serta prestasi yang pernah Anda raih selama hidup Anda.

1.Sampaikan Informasi yang Benar dan Lengkap

Hendaknya Anda mengisi segala informasi yang benar bengenai diri Anda tanpa direkayasa sedikitpun. Mulai dari data diri, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan prestasi yang pernah diraih. Segala informasi yang Anda berikan akan ditanyakan kembali kebenarannya pada tahap interview atau wawancara kerja nantinya, jika Anda lulus dalam seleksi berkas.

2. Sampaikan Informasi yang Lengkap

Cantumkan nama, alamat, status pernikahan (jika Anda sudah menikah), kemampuan-kemampuan serta skill yang Anda miliki, latar belakang pendidikan (formal dan non formal) dan juga informasi-informasi tambahan lainnya yang bisa menjadi acuan dan menunjang profil Anda di mata staf personalia atau HRD. Misalnya pelatihan yang pernah diikuti, kursus atau pengalaman organisasi.

3. Mudah Dibaca

Pastikan surat lamaran kerja Anda terorganisir, trstruktur dan mudah dibaca. Gunakan jenis dan ukuran font standar agar HRD nyaman dan jelas membacanya. Setiap paragraf jangan terlalu panjang dan bertele-tele. Pastikan Anda menulis kalimat yang baik dan benar serta tidak diulang-ulang.

4. Teliti Sebelum Mengirim

Sebelum mengirimkan daftar riwayat hidup dan surat lamaran kerja, periksa terlebih dulu keseluruhan resume Anda, dan jangan sampai ada yang salah tulis atau salah ejaa. Jika melamar pekerjaan melalui email atau situs lowongan kerja, Anda juga perlu periksa ulang data-data pribadi Anda di dalamnya.

5. Sertakan Informasi Tambahan yang Mendukung

Sertakan pengalaman kerja dan kemampuan Anda yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang sedang Anda lamar, bisa juga prestasi yang pernah Anda raih untuk menunjukkan keseriusan dalam melamar kerja.

6. Daftar Riwayat Hidup Maksimal 2 Halaman

Buat Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup maksimal hanya dua halaman dan itu sudah mencakup semua informasi inti tentang diri Anda.

7. Subjek Jelas

Jika mengirim surat lamaran lewat Email, pastikan subjek yang Anda cantumkan jelas (misalnya: "Teller (TL)"). File attachment juga harus jelas dan seringan mungkin.

Poin diatas merupakan tips yang dapat saya sampaikan dalam membuat daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV). Tips diatas tidak mutlak adanya, Anda dapat menambahkan atau menguranginya sesuai dengan kebutuhan serta kualifikasi yang diminta oleh perusahan.
[Read More...]


Tips Menulis Dan Contoh Surat Lamaran Kerja



Pembahasan mengenai tips menulis dan contoh surat lamaran kerja ini terdiri dari dua kategori, yaitu bagaimana cara membuat surat lamaran kerjayang baik dan contoh surat lamaran kerja. Surat lamaran kerja (resume) yang baik dan profesional merupakan kunci bagi Anda untuk lulus dalam seleksi berkas dan menuju ketahap seleksi berikutnya. Tak jarang banyak para jobseeker atau pencari kerja yang meremehkan dan tidak memperdulikan surat lamaran kerja yang dikirimnya keperusahaan dimana ia ingin melamar kerja. Sehingga harapan untuk dipanggil ke tahap tes berikutnya pupus dan sia-sia. Coba Anda ingat kembali, seberapa banyak Anda mengirim surat lamaran kerja? dan berapa yang diterima serta ditolak.

contoh surat lamaran kerja

Surat lamaran kerja secara tidak langsung dibuat selain menginformasikan bahwa kita tertarik terhadap posisi kerja yang ditawarkan oleh perusahaan juga sebagai ajang "menjual diri". Namun bagi yang frash graduate dan sama sekali belum pernah bekerja, mungkin bingung prestasi apa yang harus di jual. Nah, disini Anda dapat mengutarakan prestasi Anda selama kuliah, misalnya menjuarai lomba diskusi perbankan (bank) seluruh universitas di jakarta atau prestasi rasional lainnya.

Berikut ini saya akan uraikan tips membuat surat lamaran kerja yang baik dan sudah sering saya pergunakan untuk setiap kali melar kerja.

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja


1. Gunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Dalam menulis surat lamaran kerja, Anda diharuskan untuk menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar jika surat lamaran kerja Anda berbahasa indonesia. Namun jika perusahaan meminta Anda untuk menulis surat lamaran kerja bahasa inggris, tulislah menggunakan bahasa inggris yang baik dan benar pula. Jangan ada satu hurufpun yang tertingga atau salah ejaan. Untuk mengatasinya, sebelum Anda print surat lamaran kerja tersebut coba ulangi membaca surat lamaran kerja yang Anda buat.

2. Tulis Surat Lamaran Kerja Menggunakan Komputer

Sebisa mungkin usahakan menulis surat lamaran kerja menggunakan komputer. Jangan membeli dari kedai photocopy atau menulis surat lamaran kerja dengan tulisan tangan. Akan tetapi terkadang ada beberapa perusahaan dan biasanya ini perusahaan BUMN (PNS) yang meminta menulis surat lamaran kerja menggunakan tulisan tangan, hal ini boleh Anda lakukan. Secara psikologis surat lamaran kerja yang ditulis atau diketik dengan komputer terkesan profesional dan mampu menggunakan komputer.

3. Struktur Surat Lamaran Kerja

Mungkin struktur dan tata letak surat lamaran kerja Anda sudah tahu, disini saya hanya mengingtkan kembali.

4. Singkat, Padat, Informatif dan Tepat Sasaran

Isi surat lamaran kerja usahakan ditulis dengan singkat, yaitu ditulis dalam satu halaman lembar kertas A4. Uraikan informasi yang penting sesuai kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Selebihnya, jika Anda lulus dari seleksi berkas dan berlanjut ke sesi wawancara kerja, nah disini Anda dapat menjelaskan siapa dan apa prestasi yang pernah Anda raih selama ini.

5. Jangan Menuliskan Berapa Gaji yang Anda Minta

Masalah gaji dalam surat lamaran kerja merupakan hal yang sensitif dan memiliki penilaian tersendiri oleh HRD. Jika perusahaan tidak meminta Anda untuk menuliskan gaji yang Anda minta, jangan ditulis, begitu pula dengan sebaliknay.

6. Beri Tanda Tangan Pada Surat Lamaran Kerja Anda

Memberi tanda tangan pada surat lamaran kerja adalah hal yang penting, karena dengan adanya tanda tangan yang tercantun dalam surat lamaran kerja Anda, menginformasikan secara tersira bahwa ini adalah surat formal dan buatan Anda. Terkadang membubuhi tanda tangan pada surat lamaran kerja sering terlupakan oleh kita, untuk itu setelah surat lamaran kerja di print segeralah memberi tanda tangan sebagai Antisipasi agar Anda tidak lupa.

7. Surat Lamaran Kerja Harus Bersih

Nah, pada poin yang ketujuh ini mungkin Anda sudah tahu. Sekedar tambahan, jika terdapat kesalahan dalam penulisan surat lamaran kerja setelah di print, jangan hapus penggunakan penghapus pena, karena ini sangat pantang, usahakan print kembali surat lamaran kerja Anda.

Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai tips menulis dan contoh surat lamaran kerja, semoga bermanfaat.
[Read More...]


Contoh Surat Lamaran Kerja 2013



Contoh Surat Lamaran Kerja 2013 - Setiap orang yang hendak ingin berkerja disuatu perusahaan atau instalasi tentu sebelumnya harus melamar untuk bekerja diperusahaan tersebut. Namun bagaimana cara memulai melamar pekerjaan disuatu perusahaan atau instalasi adalah salah satunya dengan membuat surat lamaran pekerjaan. Bagi teman-teman yang sejauh ini masih kebingungan bagaimana cara membuat surat lamaran kerja, maka pada tulisan ini blog Karo Cyber akan membagikannya buat kamu.

Seperti diketahui bahwa surat lamaran kerja merupakan surat permohonan yang dibuat oleh pencari kerja untuk dikirim kepada suatu badan usaha atau instansi guna mendapatkan pekerjaan atau jabatan yang sesuai dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan.

Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik agar kita mudah diterima bekerja disebuah perusahaan atau instalasi, maka berikut ini adalahcontoh surat lamaran kerja yang siap teman-teman contoh:

Kepada Yth,
HRD Manager
PT. KURIR EKA CEMERLANG
Jl. IR. H. Juanda 12 A
Jakarta Selatan

Perihal : Lamaran Pekerjaan

Dengan hormat,

Bersama ini saya sampaikan keinginan saya untuk melamar pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam iklan lowongan pekerjaan di harian Pos Kota tanggal 18Mei 2011.

Pendidikan terakhir saya di SMA Negeri 204 Jakarta Selatan telah diselesaikan pada tahun 2004. Saya memiliki kendaraan sendiri (sepeda motor), dan telah mempunyai SIM C dan A.

Dalam surat lamaran ini saya lampirkan 1 (satu) lembar Daftar Riwayat Hidup beserta Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian dan Ijazah terakhir untuk dijadikan bahan pertimbangan selanjutnya.

Besar harapan saya, agar bapak/ibu bersedia meluangkan waktu untuk wawancara, sehingga saya dapat memperkenalkan diri secara lebih baik dan terperinci.

Atas perhatian bapak/ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,



Eddy Syamsuddin

Kepada Yth:
Human Resources Department
PT. Gamal Press
Jl. Pal Merah Selatan 54
Jakarta Selatan 15446


Dengan hormat,

Bersama ini saya kirimkan surat lamaran dan curriculum vitae (CV), sebagai tanggapan atas iklan Bapak mengenai penawaran pekerjaan untuk posisi copywriter pada divisi majalah otomotif.

Seperti ditunjukkan dalam CV saya, saya telah bekerja selama dua tahun sebagai copywriter dan assistant copy editor di majalah Mantra.

Dalam iklan bapak disebutkan bahwa salah satu prasyarat untuk posisi tersebut adalah mempunyai ketertarikan dan pengetahuan tentang modifikasi sepeda motor. Mungkin kurang tepat jika saya memasukkan pengalaman saya ini ke dalam CV saya, tetapi saya ingin Bapak mengetahui bahwa saya mempunyai hobi olahraga bermotor 'Road Race' dimana saya pernah menjadi juara III tingkat Propinsi. Dari pengalaman tersebut, Bapak bisa melihat bahwa saya mempunyai ketertarikan dan pengetahuan otomotif yang menjadi prasyarat tersebut.

Saya selalu terbuka untuk undangan wawancara, dimana Bapak bisa mengetahui potensi diri saya secara lebih mendalam. Silahkan menghubungi saya sesuai dengan waktu yang Bapak kehendaki.

Terima kasih atas tanggapan yang Bapak berikan.


Hormat saya,


Slamet Riyadi

Jl. Karet Belakang 56
Karet Setiabudi
Jakarta 12920



Yth;

Bpk. Adang Daradjat
Kepala Divisi Pemasaran
PT. BAC Indonesia
Jl. Jend. Sudirman kav.26
Jakarta Selatan 12750


Dengan hormat,

Saya berkeyakinan bahwa pengalaman saya selama 5 tahun di bidang pemasaran akan menjadi asset yang berharga untuk PT. BAC Indonesia.

Selama bekerja di PT. General Electronic, saya telah berhasil meningkatkan penjualan produk sebesar 10% hingga 20%, pada 10 pasar yang berbeda, dengan total penjualan sebesar Rp.600 milyar dalam waktu 3 tahun. Saya juga telah berhasil membuka 5 pasar baru yang saat ini telah meraih sukses.

Pada curriculum vitae yang terlampir, bisa dilihat bahwa saya juga berpengalaman dalam bidang pengembangan produk baru, prosedur lisensi, hingga prosedur ekspor impor. Jika Bapak berkenan, mohon ijinkan saya untuk bertemu guna menjelaskan potensi diri saya secara lebih mendalam. Saya bisa dihubungi di (021) 25049902.

Hormat saya,



Susianti Tanuwidjaja

Jakarta 25 Mei 2011

Setelah mendapatkan dua contoh surat lamaran kerja diatas, maka berikut ini saksikan juga sebuah cuplikan video, dimana dalam video ini teman-teman akan mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana kiat-kiat sukses sekaligus cara hidup berfikir yang positif agar hidup bahagia di dunia.


Video Kiat Sukses
[Read More...]


Tips Sukses Wawancara Kerja Interview



Wawancara kerja atau lebih sering kita dengar dengan sebutan interview kerja merupakan momok yang paling menakutkan dikalangan jobseeker atau pelamar kerja yang sudah lulus dalam tahap tes psikotes. Diantara salah satu tahap dan proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan, apakah itu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) atau Swasta adalah wawan cara kerja atau interview. Biasanaya wawancara kerja atau interview ini terdiri dari dua tahap yaitu wawancara kerja HRD dan wawancara kerja User.

Menurut pengalaman yang saya alami, tidak jarang calon karyawan atau pegawai baru, lulus wawancara kerja. Entah apa sebabnya, namun menurut analisa yang saya lakukan salah satu sebab tidak lulusnya interview kerja adalah tidak atau kurngnya persiapan. Sehingga ketika wawancara kerja berlangsung, peserta gugup dalam menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh interviewer atau si pewancara. Oleh sebab itu saya ingin sekali berbagi penglaman dan sedikit tips wawancara kerja kepada sahabat super blog pedia dengan harapan setelah Anda membaca tips interview kerja ini, Anda dapat lulus wawancara kerja hingga tahap akhir proses sleksi penerimaan karyawan baru dan dapat bekerja di perusahaan yang Anda inginkan. apakah itu di bank (perbankan), pertamina, astra, maupun perusahaan BUMN atau swasta lainnya.

wawancara kerja

Tips Wawancara Kerja


Berikut ini merupakan tips wawancara kerja serta persiapan yang harus Anda lakukan sebelum wawancara kerja/interview:

1. Survey Lokasi Wawancara Kerja

Satu hari sebelum wawancara kerja diselenggarakan, sempatkan diri Anda untuk survey atau mengecek lokasi interview. Hal ini dilakukan agar keesokan harinya Anda tidak sibuk mencari lokasi wawancara kerja. Namun jika Anda sudah mengetahuinya hal ini tidak perlu Anda lakukan.

2. Datanglah Lebih Awal

Datanglah 10 menit atau lebih cepat dari jadwal wawancara kerja yang ditentukan oleh pihak penyelenggara. Dengan datangnya Anda lebih awal, Anda dapat merileks-kan diri, sehingga tidak tergopoh-gopoh yang menyebabkan berkeringat dan gugup.

3. Siapkan Jawaban Atas Pertanyaan Wawancara Kerja

Hal ini perlu Anda lakukan, carilah kemungkinan pertanyaan yang akan di tanyakan pewawancara kerja, misalnya seputar posisi yang Anda lamar atau tentang profil perusahaan. Dengan Anda melakukan persiapan ini, Kepercayaan diri Anda akan bertambah, sehingga tidak perlu khawatir lagi untuk tidak dapat menjawab pertanyaan dari interviewer.

4. Berpakaianlah yang Rapi dan Formil

Seni berpakaian yang rapi dan formil tidak selalu mahal. Anda dapat berpakaian dengan kemampuan financial Anda. Untuk pria, pakailah pakaian kemeja lengan panjang dengan warnah cerah namun tidak norak atau mencolok. Anda juga bisa memakai kemeja bermotif atau polos. Untuk kemeja yang bermotif, usahakan motifnya tidak terlalu banyak, hal ini memiliki penilaian sikologis oleh si pewawancara. Normalnya pakaian yang dipakai untuk wawancara kerja adalah kemeja putih dan celana panjang warna hitam dengan bahan keper. Untuk wanita, jangan ber make up terlalu tebal, bermake up lah sewajarnya. Mengenai pakaian, pakailah pakaian yang menunjukkan Anda seorang pekerja. Soalnya, saya sering sekali menjumpai banyak wanit ketika wawancara kerja, memakai pakaian seperti kondangan dengan make up yang berlebihan.

5. Awali Sapaan dan Jabat Tangan

Ketika giliran Anda di panggil untuk interview, ketoklah pintu sebelum Anda masuk kedalam ruangan si pewawancara. Kemudian ulurkan tangan Anda lebih awal untuk berjabat tangan, genggam tangannya dengan erat sembari mengucapkan sapaan hangat, apakah itu dengan sapaan apa kabar, selamat siang atau dengan sapaan formil lainnya. Hal ini akan memberi kesan positif kepada pewawancara bahwa Anda adalah orang yang smart dan ramah serta percaya diri.

6. Jujur dan Jangan Bertele-tele

Ketika Anda ditanya oleh pewawancara, jawablah dengan jujur, usahakan jawaban Anda sesuai dengan apa yang ditanyanyakan. Tataplah mata si pewawancara dengan wajar, untuk memberi kesan penghormatan dan menampilkan kepercayaan diri Anda ketika pewawancara sedang bertanya.

7. Akhiri Perpisahan Dengan Jabat Tangan

Setelah Anda siap diwawancarai, hal yang terakhir yang harus Anda lakukan adalah memberi jabat tangan dengan interviewer sembari memberikan senyuman ramah.

Beberapa tips wawancara diatas merupakan hal yang pernah saya lakukan ketika wawancara kerja di bank dan perusahaan lain dan hasilnya saya lulus wawancara kerja.
Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai tips sukses wawancara kerja atau interview, semoga bermanfaat.
[Read More...]


 
Return to top of page Copyright © 2010 | salahbantal Converted into Blogger Template by Denih Edogawa